Disuatu hari, dimana hari kelak aku bertumbuh
dewasa.... dan dimana aku bisa tersadar aku mulai merasakan bagaimana rasanya
jatuh cinta.
Berdegup kencang hatiku, bergetar hebat jiwaku,
dan bukan main melayangnya seluruh tubuhku. Aku sangat gundah. Aku tidak pernah
tau apakah sang pangeran pujaan hatiku juga mencintaiku seperti aku yang
mencintai dirinya? Selalu banyak pertanyaan yang datang, bagaimana cara agar
aku dapat mengetahui ia mencintaiku atau tidak? Apakah aku harus terus menunggu
tanpa ada usaha sedikitpun? Dan apa usaha yang harus aku lakukan?
Hari demi hari kulewati. Pangeranku pun tak pernah
luput dari pandanganku, ingin aku menyapanya tetapi aku tak pernah bisa. Aku
sangat malu akan kondisiku yang tidak sempurna seperti wanita lainnya, dan akupun
tau.... sang pangeran tidak mungkin mencintai seorang putri yang tidak cantik.
Tampan, gagah, dan dikelilingi banyak wanita. Aku
yakin wanita-wanita itu sama sepertiku, yang mengagumi dan berharap untuk
dicintai. Namun aku pikir mereka memang pantas untuk mendekati sang pangeran
itu, karena mereka mempunyai fisik yang cukup dan penampilan yang bisa menggoda
mata seorang pria. Dan.... bagaimana denganku? Sampai saat ini aku belum
bisa bertindak lebih selain menjadi
mata-mata yang mengagumi akan keindahannya. Ya, aku sangat lelah dengan keaadan
ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar